Rabu, 27 Juli 2016

Leaflet, Alternatif Dalam Membuat Webgis

Keyword              : Leaflet, webgis, google maps

Leaflet adalah suatu javascript library, javascript library untuk apa? tentunya setiap javascript library mempunyai fungsi dan keunggulan masing-masing. Seperti yang saya bilang sebelumnya, tentu saja Leaflet digunakan untuk membuat suatu aplikasi Webgis.

Leaflet dibuat oleh Vladimir Agafonkin, Leaflet mempunyai size yang sangat ringan, hanyalah 33 kb, dengan size yang sekecil itu sudah bisa sangat membantu dalam membuat Webgis.
Leaflet mempunyai fitur-fitur yang mungkin mirip dengan Google maps, ya mungkin karena setiap Webgis app harus mempunyai fungsi-fungsi tertentu seperti marker, popup window, routing, Layer dll.
Leaflet memiliki CSS tersendiri, yang menurut saya lebih cantik dibandingkan dengan Google maps. Waktu pertama saya memakai saya langsung menyadari jika tampilannya lebih halus dan cantik daripada Google maps. Tetapi jika dibandingkan dengan Google maps, Leaflet masih kurang lengkap dalam data yang disediakan, mungkin karena Google merupakan perusahaan yang sangat besar sehingga data nya sangat lengkap dan akurasinya tinggi.

Keunggulan lain dari Leaflet adalah dia memiliki banyak sekali plugin yang sangat membantu user dalam melakukan pembuatan aplikasi Webgis

Untuk dokumentasi nya saya merasa Leaflet masih kurang lengkap karena tidak ada full dokumentasinya, walaupun diklaim oleh website Leaflet dokumentasinya sudah cukup baik, tetapi jika dibandingkan dengan Google dan Bing Maps, Dokumentasinya masih jauh sekali, masih banyak kekurangan.
leafletpost

Setelah memiliki pengalaman menggunakan leaflet, mungkin ini akan menjadi alternatif saya dalam membuat suatu Webgis karena dia juga free dan tidak ada batasan request seperti pada Google maps.
Jika kita menggunakan leaflet, banyak sekali pilihan layer base map yang bisa kita gunakan seperti mapquest dan openstreetmap.


Untuk artikel lebih lengkap dan lebih jelas silahkan dilihat di : disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar